Penemu Radio Pertama

Posted on

Penemu Radio Pertama – Radio yakni dikenal untuk sarana dalam komunikasi yang dapat memberikan sebuah informasi terhadap sang pendengar. Berkat radio, sekarang bisa mendengarkan musik dan berita.

Bahkan dalam program khusus misalnya drama dan televisi masih terbelakang. Selama Perang Dunia Pertama, kehadiran radio menjadi sumber sebuah informasi yang penting.

Pasti kalian sering mendengar istilah radio bukan? Untuk mendengarkan radio, sekarang lebih lebih mudah dapat melalui sebuah ponsel. Untuk ulasan selengkapnya, yukk… Simak penjelasan nya sebagai berikut.

Apa itu Radio ?

Radio adalah adanya sebuah teknologi komunikasi yang telah mengirimkan suatu sinyal dengan melalui sebuah gelombang elektromagnetik.

Teknologi dapat digunakan sebagai komunikasi pada saat ini dan sudah sangat canggih, meskipun masih menggunakan konsep gelombang radio ini. Bahkan para seorang astronot, dapat terus berkomunikasi terhadap bumi dengan sinyal radio, karena dalam gelombang elektromagnetik dapat menyebar ke dalam ruang hampa suatu udara.

Gelombang radio yakni telah terjadi ketika benda yang bermuatan listrik dimodulasi-frekuensi atau dinaikkan. Kita tahu bahwa satuan frekuensi sebagai radio terkecil ialah sekitar 10 Hertz hingga tertinggi 10 GHz. Sebenarnya, dalam satu gelombang elektromagnetik bukan hanya radio, ada juga gelombang lain dengan frekuensi yang lebih tinggi, yaitu sinar gamma, sinar-X, ultraviolet, dan inframerah.

Sejarah Penemu Radio Pertama

Pada tahun 1896, yakni ada seorang ilmuwan Italia, Guglielmo Marconi, yang telah mematenkan dalam penemuannya yakni mengenai telegraf nirkabel yang menggunakan dua sirkuit. Perangkat yang ia temukan adalah awal dari penggunaan teknologi generasi radio.

Penemu-Radio-Pertama

Awalnya, sinyal yang bisa dikirim dengan suatu jaringan nirkabel yakni kurang dari 16 km. Akan tetapi pada tahun 1897, Guglielmo Marconi kembali telah menerbitkan dalam temuan baru yang dapat mengirim sinyal nirkabel lebih jauh dari sebelumnya, yakni dalaam 12 mil.

Baca Juga :  Biografi Wage Rudolf Soepratman

Pada tahun 1899, Guglielmo Marconi telah berhasil untuk membangun sebuah komunikasi nirkabel antara Perancis dan Inggris melalui Selat Inggris dengan menggunakan sebuah osilator Tesla.

Pada tahun 1904, John Ambrose Fleming berhasil menemukan tabung audio yang dapat digunakan sebagai penerima sinyal nirkabel sebagai suatu teknologi dalam radio yang sebelumnya dikembangkan dengan Guglielmo Marconi.

Latar Belakang

Guglielmo Marconi yakni telah lahir pada 25 April 1874 di Italia, Bologna, putra kedua Giuseppe Marconi, seorang Italia kaya dan Annie Jameson kelahiran Irlandia. Dia lulus dari Livorno.

Penemu-Radio-Pertama-Guglielmo-Marconi

Guglielmo Marconi yakni telah menikahi Maria Cristina Bezzi-Scali pada 15 Juni 1927 dan memiliki seorang putri yang bernama Maria Elettra Elena Anna Marconi. Marconi meninggal pada 20 Juli 1937 di Roma, wilayah Italia.

Perjalanan Hidup Guglielmo Marconi

Penemu radio ini menerima pelatihan pribadi dari seorang guru. Pada tahun 1894, ketika ia berusia dua puluh tahun, Marconi membaca eksperimen yang dilakukan terhadap Heinrich Hertz dalam beberapa tahun sebelumnya.

Eksperimen ini jelas menunjukkan bahwa adnaya sebuah keberadaan gelombang elektromagnetik yang tidak terlihat oleh mata dan bergerak di udara terhadap kecepatan sebuah suara.

Marconi pada saat itu terpesona oleh gagasan bahwa gelombang ini dapat digunakan untuk mengirim sinyal secara nirkabel jarak jauh, yang menawarkan banyak peluang untuk pengembangan komunikasi di luar jangkauan telegram. Dengan cara ini, contohnya dalam pesan dapat dikirim ke sebuah kapal di wilayah tengah laut.

Dalam penemuan pertama radio ialah Guglielmo Marconi yakni pada tahun 1896, yakni ada seorang ilmuwan Italia, yang telah mematenkan dalam penemuannya yakni mengenai telegraf nirkabel yang menggunakan dua sirkuit.

Baca Juga :

Baca Juga :  Sejarah Kota Bukittinggi

Demikian pembahasan yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Penemuan Radio Pertama. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat.