Dialog Interaktif

Posted on
dialog interaktif

Seringkali kita melihat program di televisi yang membahas topik tertentu dengan menghadirkan narasumber yang ahli di bidang tersebut. Tahukah Anda bahwa mereka sedang mengadakan dialog interaktif? Mari kita gali lebih dalam dengan contoh singkat di TV.

Pengertian Dialog Interaktif

Dialog interaktif adalah percakapan atau Perbincangan yang diadakan di televisi atau radio.

Dalam program tersebut ada pengawas program yang disebut sebagai pembawa acara dan ada juga pemirsa dan pendengar yang terhubung melalui telepon.

Dalam dialog interaktif yang digelar, banyak pihak yang turut berperan, seperti pembicara, penonton, presenter, dan lain sebagainya. Adapun tema atau topik dialog yang umumnya dibicarakan adalah sesuatu yang viral atau sedang booming.

Meski begitu, terkadang ada yang membicarakan masalah lain seperti pendidikan, kuliner, fashion, olahraga, gaya hidup, dan lain sebagainya.

Dalam melakukan dialog interaktif ini, Anda harus dalam keadaan rileks. Walaupun materi atau pembahasannya agak serius, tetap akan dibahas dengan santai namun tidak melupakan materi pelajaran.

Dengan begitu, dialog yang dilakukan akan terhindar dari hal-hal yang dapat menimbulkan permasalahan atau perselisihan.

Karakteristik Dialog Interaktif

Berikut beberapa ciri teks dialog interaktif yang perlu Anda ketahui:

1. Kalimat Pertanyaan Harus Berisi 5 Elemen W + 1 H.

Tugas mendesak yang harus dilakukan pewawancara selanjutnya adalah menyusun naskah pertanyaan dengan struktur yang ditentukan secara umum yaitu sesuai dengan kata pertanyaan 5W + 1H.

Angka dan huruf merupakan singkatan dari kata tanya dari bahasa Inggris, 5W yaitu What yang artinya Apa, Where yang artinya Dimana, When berarti Kapan, Who artinya Siapa, Why yang dengan kata lain Kenapa dan How yang artinya Berapa.

2. Selalu ada sesi tanya jawab

Teks dialog interaktif tidak persis sama dengan program diskusi, tetapi dibuat agar lebih menarik. Oleh karena itu, tidak jarang terjadi sesi tanya jawab antara responden dan MC.

Namun, responden tentu lebih sering berbicara untuk menyampaikan wawasan atau pengalamannya kepada khalayak luas. Sesi tanya jawab dilakukan sepenuhnya oleh pemulai diskusi atau pewawancara. Ia bertugas mengatur alur dan waktu diskusi.

Biasanya jika ada sesi istirahat maka dialog interaktif dijeda beberapa saat. Jika minat audiens paling tinggi dalam program dialog interaktif tertentu, acara eksklusif atau khusus akan sering disajikan, hal ini dapat dilakukan untuk meningkatkan waktu diskusi.

3. Ada diskusi pemantik / MC dan nara sumber

Bukan program dialog interaktif jika tidak ada MC dan narasumber, karena kedua pihak merupakan aktor utama dalam karya dialog interaktif. Perlu kita ketahui bahwa bisa ada lebih dari satu sumber, namun yang terpenting semuanya memiliki pengalaman atau pendapat yang berwawasan terkait dengan tema yang diangkat dalam program diskusi.

Sedangkan MC perlu menguasai tema dengan watak yang rileks saat menyampaikan pertanyaan kepada nara sumber agar seperti bercakap-cakap biasa, namun inti pembahasannya sangat urgen dan berbobot.

Jika kita terpilih menjadi responden dalam program dialog interaktif, jangan terlalu khawatir untuk mempersiapkan teks naratif, karena yang perlu dilakukan hanyalah menjawab pertanyaan MC.

Namun, berikan jawaban yang tidak terlalu pendek dan kaku, tetapi lakukanlah seolah-olah membual dengan santai tidak keluar dari topik diskusi. Sedangkan MC harus mempersiapkan soal dengan baik dan benar, serta menyusun naskah naratif sesuai tema.

Unsur Dialog Interaktif

Jika Anda ingin menguraikan dan mengembangkan pertanyaan dari berbagai macam kata pertanyaan maka lebih baik lagi. Anda dapat membaca informasi seperti yang tercantum di bawah ini.

  1. Kata tanya “Apa”

Dengan kata “Apa”, Anda bisa mengembangkan banyak pertanyaan unik sesuai dengan tema tinjauan utama.

Kalimat tanya yang menggunakan kata-kata dasar apa tidak hanya berkutat pada pertanyaan yang jawabannya “Ya” atau “Tidak” saja, tetapi bisa berupa opini jika dikembangkan dengan baik.

Misalnya seperti kalimat pertanyaan, “Kegiatan apa yang dilakukan untuk mengatasi kemarau agar tidak gagal panen?”

  1. Kata tanya “Dimana”

Tentunya semua orang paling familiar dengan kata tanya yang satu ini, yaitu “dimana” selalu digunakan untuk menanyakan tempat. Jawaban rangkaian kalimat tanya berdasarkan kata “dimana” tentu saja paling pendek.

Karena lebih fokus, to the point pada suatu tempat yang dimaksudkan atau dibidik. Misalnya pada kalimat, “Kapan waktu yang tepat untuk memasukkan telur murai ini ke dalam kotak inkubasi?”

  1. Kata tanya “Mengapa”

Salah satu kata tanya yang unik adalah “Why”, hal ini karena dapat memberikan jawaban yang panjang, bahkan dapat digunakan sebagai sesi tanya jawab.

Sisi lain yang lebih unik adalah, kata ini dapat memberikan argumen yang berkaitan dengan tema atau topik pembahasan yang seringkali sangat dibutuhkan dalam suatu diskusi.

Dengan kata “Mengapa”, banyak masalah yang akan diangkat dalam topik diskusi dapat diselesaikan secara tuntas.

Banyak topik unik yang disukai masyarakat ketika pewawancara mengajukan pertanyaan “mengapa” sehingga informan menyatakan argumennya, pihak tertentu, atau hal lain yang terkait.

Misalnya pada kalimat, “Berdasarkan informasi dari Anda, mengapa pihak B tidak setuju dengan intelijen baru pemerintah untuk dilaksanakan?

  1. Kata tanya “Kapan”

Begitu juga dengan pertanyaan kata “where”, kata “when” ketika disampaikan ke sumbernya, maka akan menghasilkan jawaban yang singkat.

Karena kata ini hanya digunakan untuk mendeskripsikan waktu yang berkaitan dengan topik utama yang dibahas atau ditanyakan oleh moderator atau MC.

  1. Kata tanya “Siapa”

Kata who sangat penting digunakan saat berdiskusi, karena dapat melibatkan banyak pihak dalam suatu peristiwa tertentu. Buatlah kalimat pertanyaan yang sangat unik dengan kata “siapa”.

Misalnya pada kalimat, “… lalu siapa yang bertanggung jawab atas semua masalah dalam sistem kampanye hitam partai … (ini – itu), Pak / Bu?”

  1. Kata tanya “Bagaimana”

Kata tanya yang paling dapat menjelaskan semua hal secara lengkap dan rinci dan jelas adalah “Bagaimana”.

Banyak orang yang menganggap kata ini lebih tepat digunakan untuk menanyakan suatu proses, namun tidak hanya itu saja, dengan kata “bagaimana” Anda dapat mengungkapkan setiap masalah atau komentar penting pada topik diskusi sehingga jawaban responden tidak monoton, bisa bermacam-macam dan punya jalan cerita.

Jika kita kehabisan materi soal, maka susunlah kalimat dengan menggunakan kata dasar “bagaimana”. Dengan kata-kata tersebut anda bisa mendapatkan jawaban yang sangat banyak sekali, tergantung dari isi kalimat yang kita gunakan.

Kata “bagaimana” misalnya dapat dilihat pada banyak pertanyaan dalam penelitian atau dalam banyak hal yang bersifat ilmiah, kritis, tetapi bersifat praktis, tidak cukup hanya untuk kalimat pertanyaan yang singkat dan jelas.

Cara Membuat Dialog Interaktif

Adapun cara-cara atau langkah-langkah dalam menyusun dialog sederhana antara lain sebagai berikut:

  • Pertama-tama tentukan tema apa yang akan dibahas.
  • Kemudian, tentukan karakter yang terlibat dalam dialog.
  • Selanjutnya tentukan posisi atau peran masing-masing tokoh tersebut.
  • Lanjutkan, buat inti atau garis besar materi tentang percakapan.
  • Setelah itu, susunlah dialog berdasarkan garis besar percakapan.
  • Dan menunjukkan kaidah penulisan dialog dengan benar.

Ketentuan Dialog Interaktif

Agar dialog membuahkan hasil yang diinginkan, syarat-syarat dialog harus dipenuhi, antara lain:

  • Memahami dengan benar arti, maksud dan tujuan dialog serta harus memiliki kemampuan untuk melakukan dialog.
  • Memiliki pendidikan dan pengetahuan tentang topik-topik yang akan dijadikan bahan dialog.
  • Memiliki kemauan yang baik untuk mencari kebenaran dalam dialog, oleh karena itu mendengarkan dialog harus terbuka, tidak berprasangka buruk dan tidak berpihak.
  • Menciptakan suasana damai dan tenang, jauh dari emosi dan perasaan terbesar. Harus mampu menyampaikan ide dengan baik, jelas dan mungkin dengan antusias tetapi dengan nada yang menyenangkan dan bijaksana bukan dengan nada yang emosional.
  • Dalam keseluruhan dialog, seseorang harus jujur, tidak manipulatif, ikhlas dan tidak mencari kelemahan dan kekurangan mitra wicara, serta harus percaya bahwa berbagai hal yang dibahas dalam dialog tidak digunakan di luar dialog untuk kepentingan lain untuk kepentingan dialog. diri mereka sendiri atau kelompok tertentu.
  • Dialog digunakan sebagai cara untuk membahas secara langsung sesuatu atau sebagai pengantar membahas materi yang memang berat dan sulit. Adapun hal-hal yang dijadikan bahan dialog antara lain meliputi berbagai bidang kehidupan, seperti sosial, moral, ekonomi, budaya, politik, etika, agama dan lain sebagainya.

Hal yang Harus Diperhatikan dalam Dialog Interaktif

Setiap teks yang baik pasti memiliki susunan atau struktur untuk penulisan dan pembahasan teks, seperti dalam dialog interaktif. Berikut ini kumpulan teks dialog interaktif yang bagus yang perlu Anda pelajari secara mendetail.

  1. Topik atau Tema Utama

Dialog interaktif ibarat diskusi yang diiringi interaksi semua pihak yang berkepentingan yaitu pembicara, moderator, dan audiens. Biasanya teks dalam sebuah diskusi harus memiliki tema agar pembahasan memiliki batasan yang jelas dan lebih fokus.

Carilah topik yang sedang ramai dibicarakan massa agar pembahasannya semakin menarik. Banyak sekali tema yang bisa Anda pilih, sesuai dengan musim yang sedang populer, misalnya tentang politik, agama, pemerkosaan, kekerasan, bisnis, dan lain sebagainya.

Anda dapat membuat tema yang sesuai dengan bidang yang kita geluti atau sukai, namun tetap memilih salah satu yang paling diminati oleh massa agar anda sebagai moderator dapat menguasai tema tersebut, dan bisa mendapatkan banyak penonton di acara anda. .

  1. Judul

Setiap teks pasti memiliki judul, inilah salah satu elemen terpenting sebagai fondasi teks yang baik. Tema dan judul merupakan elemen utama yang saling terkait dalam penyusunan teks, termasuk dalam dialog interaktif ini.

Anda dapat menambahkan satu judul tertentu yang cocok dengan tema yang telah ditentukan sebelumnya. Buatlah judul dalam bahasa yang paling menarik agar penonton dapat melihat atau mengikuti pertunjukan Anda.

Jangan merangkai judul dengan kalimat yang terlalu panjang karena pembaca akan bosan. Aturan pembuatan judul dialog tidak lebih dari 10 kata, yang terpenting pendek, ringkas dan jelas, serta dapat memberikan sedikit refleksi tentang isi teks.

  1. Pertanyaan

Unsur terpenting ketiga yang menyusun teks dialog interaktif adalah pertanyaan, karena dalam program dialog pasti akan ada penanya dan penjawab, jadi tentunya ada teks yang berisi pertanyaan yang harus dijawab oleh narasumber.

Buat poin pertanyaan sesuai dengan elemen 5W + 1H seperti dijelaskan di atas. Selain itu jangan dibuat ribet, sesederhana mungkin, tapi nara sumber bisa tahu dan menjawabnya dengan baik.

Pertanyaan yang diajukan harus sesuai dengan tema dan judul yang telah ditentukan. Jangan terlalu banyak mengirimkan dan mengulang pertanyaan, karena jawaban juga akan berulang, perselingkuhan sangat menjenuhkan penonton yang menontonnya.

  1. Opini

Kalau ada pertanyaan pasti ada jawabannya. Jawabannya disini biasanya berkaitan dengan pendapat narasumber, bila perlu mencari pendapat yang faktual, bukan sekedar cerita. Ini karena tujuan utama dialog interaktif adalah memberikan wawasan kepada audiens.

  1. Kesimpulan

Bagian paling akhir yang harus diselesaikan dari teks dialog interaktif adalah kesimpulan. Biasanya diambil dari inti atau pokok-pokok hasil review selama diskusi, dan dituturkan oleh moderator paling akhir setelah sesi tanya jawab dengan penonton berlangsung.

Contoh Dialog Interaktif

Penyiar: Sebagai Pakar Psikologi Pak Yanto, bagaimana Pak Yanto menyikapi masalah kenakalan remaja yang merepotkan di geng motor ???

Narasumber: Masa remaja adalah masa mencari jati diri, setiap remaja merasa ingin diakui dalam lingkungan sosialnya. Jika lingkungannya bagus, pemuda juga akan baik. Jika lingkungan buruk maka remaja juga akan menjadi buruk. Geng motor adalah salah satu lingkungan terburuk yang membuat remaja diterima di antara mereka.

Penyiar: Mengapa remaja menyelinap ke lingkungan yang buruk itu… ???

Narasumber: Faktor pendidikan keluarga yang kurang mendukung, orang tua kurang memperhatikan anak, orang tua hanya memberi tetapi kurang mendidik.

Penyiar: Selain itu … ???

Narasumber: Faktor sekolah yang tidak partisipatif dalam pengembangan kualitas siswa. Kegiatan ekstrakurikuler di sekolah hendaknya menjadi wahana apresiasi dan kreativitas siswa agar siswa tidak sempat bermain di geng yang salah.

Penyiar: Adakah yang lebih penting dari peran orang tua dan sekolah dalam menyikapi hal ini… ??

Narasumber: Kedua belah pihak baik orang tua maupun sekolah sama pentingnya, orang tua hendaknya menanamkan akhlak dan keimanan yang kuat di rumah. Kemudian semua itu dipoles dengan kreativitas sekolah dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi siswa.

Baca Juga Artikel Kami Yang Lainnya:

Demikian penjelasan kami tentang Dialog Interaktif, semoga dapat menambah wawasan anda semua.