Air Terjun Niagara

Posted on

Air Terjun Niagara – Air Terjun Niagara diciptakan sekitar 10.000 tahun yang lalu oleh Zaman Es Wisconsin. Kekuatan yang sama telah menciptakan Sungai Niagara dan Danau Besar Amerika Utara.

Air terjun besar di wilayah perbatasan negara dalam bagian antara Amerika Serikat dan Kanada. Air terjun yang tinggi yakni telah mencapai lebih dari sekitar 50 meter.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan secara lengkap dan jelas mengenai Air Terjun Niagara. Untuk ulasan selengkapnya, yuk… Simak penjelasan sebagai berikut.

Apa itu Air Terjun Niagara ?

Air Terjun Niagara merupakan jenis air terjun yang sangat besar di antara perbatasan dalam Amerika Serikat dan Kanada. Secara khusus, Niagara memiliki letak di antara provinsi Ontario di Kanada serta negara bagian New York tepatnya di AS.

Air-Terjun-Niagara

Air Terjun Niagara yakni telah terbagi dalam menjadi tiga bagian. Setiap orang mempunyai sebuah nama yang unik, yakni Air Terjun Horseshoe, Air Terjun Kerudung Pengantin, dan Air Terjun Amerika. Air Terjun Horseshoe, berbentuk seperti sepatu kuda (karena itu namanya), berada antara perbatasan Kanada.

Sementara Air Terjun Amerika sepenuhnya berada di dalam perbatasan negara bagian Amerika, dipisahkan oleh Pulau Kambing. Bridal Falls juga termasuk dalam perbatasan oleh Amerika Serikat, yang dipisahkan dari dua air terjun lainnya karena keberadaan Pulau Luna.

Perbatasan kedua negara awalnya di Air Terjun Horseshoe pada tahun 1819. Namun, perbatasan tersebut telah dibahas dari dalam waktu ke sebuah waktu karena adanya sejumlah erosi dan pembangunan terhadap Kanada dan Amerika.

Sejarah Air Terjun Niagara

Terdapat beberapa teori tentang asal usul nama Falls. Menurut sarjana Irlandia Bruce Trigger, “Niagara” berasal dari nama cabang konfederasi netral setempat, yang berada di wilayah netral dan disebut sebagai “Niagarega” pada beberapa peta akhir Prancis pada abad ke-17.

Baca Juga :  Sejarah Eropa Kuno
Bentuk-Air-Terjun-Niagara

Sejumlah nomor telah diusulkan sebagai akun saksi mata pertama di Niagara Falls. Prancis Samuel de Champlain yakni telah mengunjungi dalam daerah tersebut pada awal 1604 saat menjelajahi Kanada, dan dalam anggota partainya telah memberitahukan tentang air terjun spektakuler yang dijelaskan dalam buku hariannya.

Naturalis Finlandia-Swedia Pehr Kalm telah menjelajahi dengan wilayah ini pada awal abad ke-18 dan menulis dari pengalaman. Konsensus kehormatan ayah Belgia Louis Hennepin, yang menggambarkan dan mengamati air terjun pada tahun 1677 lebih awal dari pada di Kalm.

Setelah bepergian terhadap penjelajah Rene Robert Cavalier dan Sieur de la Salle, membuat air terjun yang dikenal orang Eropa. Selain masalah rumit, ada terdapat bukti bahwa seorang pendeta Jesuit Prancis Paul Ragueneau mengunjungi dalam beberapa kasus 35 tahun sebelum kunjungan Hennepin tersebut.

Saat bekerja di Huron First Nation di Kanada. Jean de Brebeuf mungkin telah mengunjungi air terjun sambil menghabiskan waktu bersama Bangsa Netral. Pariwisata menjadi sangat populer di abad ke-18 dan di dalam pertengahan abad tersebut ialah adanya sebuah kegiatan ekonomi yang paling penting di kawasan ini.

Karakteristik

Ketinggian mencapai tiga air terjun di Niagara yakni telah bervariasi. Air Terjun Horseshoe setinggi 57 meter, sedangkan Air Terjun Amerika bervariasi antara 21 dan 30 karena batu besar di tanah. Air Terjun Horseshoe memiliki lebar 790 meter, sedangkan Air Terjun Amerika hanya memiliki lebar sekitar 320 meter.

Volume air telah mencapai bibir air terjun yang mencapai 6.000 meter kubik per detik saat air sungai berada di ketinggian yang begitu tinggi. Dengan asupan air rata-rata satu tahun, jumlah air di bibir air terjun adalah sekitar 2.400 meter kubik per detik. Sumber air terjun tersebut berasal dari Danau Erie. Sebagai aturan, air meluap mencapai puncaknya di akhir dalam musim panas dan awal musim semi.

Baca Juga :  Runtuhnya Dinasti Umayyah

Warna hijau dari aliran air Niagara Falls adalah hasil dari proses erosi antara salinitas di air terjun dan bebatuan halus di dasar sungai. Laju erosi dan terjadi di sungai adalah 0,30 meter per tahun dari 0,91 meter per tahun.

Baca Juga :

Demikian pembahasan yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai sejarah Air Terjun Niagara, beserta karakteristiknya. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat.